Sabtu, 29 Maret 2014

Kepada kamu yang dulu selalu kunikmati senyumnya..



Ada degup dalam dada yang berdetak lebih cepat dari biasanya,
Ini dikarenakan senyummu dengan segala keindahannya yang Tuhan ciptakan bagi para penikmatnya
Adalah salahku yang masih dan selalu menyimpannya pada kotak memori hatiku
Adalah harapku bahwa kau yang sutu saat nanti akan membuatku menjadi alasan mengapa senyum itu hadir
Adalah inginku jikalau aku dan kamu akan menjadi kita untuk senyum itu

Dan itu dulu..

Hingga kini, bagaimana kau tak bisa kulupakan masih tetap menjadi misteri yang tak kutemukan jawabnya
Hanya saja kenangan-kenangan pahit pun indah akan mencari waktu yang cukup lama untuk bisa mengubur dirinya sendiri
Meratapi aku dan keadaanku tak pernah semenyedihkan ini, namun ketahuilah bahwa bahagiaku tak hanya terletak pada senyummu saja

Kepada kamu yang dulu kunikmati senyumnya,
Tetaplah pada senyum yang sama, semoga akan ada dari yang lain yang akan menikmatinya.
terimakasih buat senyum itu, ia menjadi pelengkap kebahagiaanku (dulu).