Senin, 21 Oktober 2013

Oktober from september, remember to surrender



                                                                                                                  
aku memilih diam cukup lama, dan merekam segala tanpa ada tanya
meski tak sebaik berbicara dengan berbagai kata, namun diamku selalu punya telinga mendengar semua aksara
bahkan diamku mampu melihat segala harapan yang tak lagi semu, merasakan rasa yang tlah pergi menjauh
jika diamku tak jua menampakkan metafora, akankah aku menjadi yang teramat bahagia?

Jika ada yang selalu diingat akan ada yang mesti dilupakan
Segala proses tlah terlewati menjadi hasil yang kian pasti
Jika ada yang dinanti akankah bahagia tersembunyi lagi?
Kurasa tidak, ia muncul bagai sang mentari dipagi hari menyampaikan salam bagi para pemimpi

bagi sebagian orang, menemukan adalah perkara mendoakan hingga tahap memperjuangkan
sebab juga cukup banyak yang memilih diam dan mundur, meski saling mengetahui rasa yang tersimpan
dan lebih banyak lagi yang memilih maju dan berjuang, sebab tahu mengusahakan kan menemukan apa yang melegakan

*tulisan diatas adalah kumpulan dari beberapa twit yg dikembangkan*