Hey,
Aku ingin menceritakanmu tentang perasaan. Mungkin
tak secara langsung bisa aku jelaskan. Tapi aku tahu kamu akan merasa
Bagaimana, apa sekarang kamu bahagia?
Apa luka hatimu karenanya sudah mengering?
Kuharap dapat menyembuh dengan sekedar sapaan hangat
dariku dikala senggang.
Tahukah kamu, aku sudah cukup bahagia mendengar
beberapa cerita bahwa kini senyummu kembali merekah.
Dengan mengucap doa disepanjang waktu, serta merapal
kalimat demi kalimat yang mengharap. Tibalah aku untuk menemui sang waktu.
Ijinkanlah aku bertanya padamu tentang banyak hal.
tentang bagaimana cara Tuhan mempertemukan kita
tentang embun dipagi hari yang basah kemudian lalu
mengering
tentang apa-apa yang bahkan sulit tuk kupahami
tentang musim yang mempermainkan angin
tentang air hujan yang memilih sungai untuk ia
bermuara
bisakah kamu menjawab semuanya?
Hmm,
Kamu yang berada disana..
Aku ingin bertemu
aku yakin setelah beberapa kali pertemuan itu, kita
akan dipertemukan lagi
mungkin esok, mungkin nanti, atau mungkin tidak
hey,
kamu yang cukup jauh untuk kurengkuh
menolehlah barang sebentar saja
sejenak lihat yang berdiri disini.
Jika kita diijinkan bertemu lagi, maukah kamu
mendengarkan ceritaku?
Dan akhirnya, satu hal yang perlu kamu tahu
Tuhan menghadirkan cinta agar kita punya alasan
untuk selalu saling mendoakan
Lalu Ia menciptakan rindu untuk melihat kesabaranmu
dalam hal mencintai
Kemudian ia menyelipkan patah hati agar kamu mampu
berhati-hati dalam hal memulai rasa.
*aku hanya bisa mengerti jika itu berawal kembali,
mungkin sedang memberitahuku tentang banyak hal bahwa aku harus memulai rasa
lebih baik dari sebelumnya*
SHMILY!


