aku
memilih diam cukup lama, dan merekam segala tanpa ada tanya
meski
tak sebaik berbicara dengan berbagai kata, namun diamku selalu punya telinga
mendengar semua aksara
bahkan
diamku mampu melihat segala harapan yang tak lagi semu, merasakan rasa yang
tlah pergi menjauh
jika
diamku tak jua menampakkan metafora, akankah aku menjadi yang teramat bahagia?
Jika
ada yang selalu diingat akan ada yang mesti dilupakan
Segala
proses tlah terlewati menjadi hasil yang kian pasti
Jika
ada yang dinanti akankah bahagia tersembunyi lagi?
Kurasa
tidak, ia muncul bagai sang mentari dipagi hari menyampaikan salam bagi para
pemimpi
bagi
sebagian orang, menemukan adalah perkara mendoakan hingga tahap memperjuangkan
sebab
juga cukup banyak yang memilih diam dan mundur, meski saling mengetahui rasa
yang tersimpan
dan
lebih banyak lagi yang memilih maju dan berjuang, sebab tahu mengusahakan kan
menemukan apa yang melegakan
*tulisan
diatas adalah kumpulan dari beberapa twit yg dikembangkan*
0 komentar:
Posting Komentar